Streaming syndrome dan penjara mental
Dunia modern memberikan akses yang mudah bagi kita. Dunia seakan berada di genggaman tangan, dengan mudahnya kita dapat berpindah ke belahan dunia lain walaupun hanya kita lihat melalui layar HP. Tulisan ini saya ungkapkan sebagai keresahan pribadi terhadap dunia streaming. Teringat ketika seorang Host dari Korea Selatan, dia selalu melakukan live streaming menunjukan Korea Selatan itu seperti apa. Namun sayangnya, dia di bunuh oleh viewernya sendiri, sungguh miris. Mungkin kasus serupa banyak di tempat lain. Apa yang kita lihat, itu yang merasuk ke otak kita, otak kita 'dibajak' oleh live streaming. Hal ini menimbulkan suatu keresahan, karena karakter manusia itu berbeda-beda. Kita tidak dapat menilai seseorang dari bagaimana mereka di room suatu host, karena itu kadang hanyalah fana. Gimmick seseorang untuk menjadi baik terbentuk di depan layar HP, kita tidak mengetahui di balik layar HP. Dunia streaming hanya lah suatu 'hiburan' bagi seseorang yang penat dalam keh...